POPJASA - Cara Mengurus NIB Content Creator Sesuai Aturan Terbaru menjadi informasi yang semakin banyak dicari oleh pelaku ekonomi digital. Seiring berkembangnya industri kreatif, profesi seperti YouTuber, TikToker, influencer, selebgram, podcaster, streamer, hingga kreator media sosial kini tidak hanya menjadi hobi, tetapi juga telah berkembang menjadi sumber penghasilan yang dijalankan secara profesional. Oleh karena itu, semakin banyak content creator mulai memperhatikan legalitas usaha agar aktivitas bisnisnya berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Pemerintah juga terus memperbarui regulasi yang berkaitan dengan ekonomi digital. Melalui pembaruan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025, aktivitas content creator kini masuk ke dalam kategori kegiatan usaha. Selain itu, pemerintah juga menerbitkan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 19 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Usaha Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE) yang mendorong pelaku usaha digital untuk memiliki legalitas usaha. Karena itu, memahami cara mengurus NIB menjadi langkah penting bagi content creator yang ingin menjalankan usahanya secara legal dan profesional.
Apa itu NIB?
Nomor Induk Berusaha (NIB) merupakan identitas resmi yang dimiliki pelaku usaha untuk menjalankan kegiatan bisnis secara legal. Pemerintah menerbitkan NIB melalui sistem Online Single Submission (OSS) sebagai bagian dari proses perizinan berusaha berbasis risiko.
Selain berfungsi sebagai identitas usaha, NIB juga menjadi pintu awal bagi pelaku usaha untuk mengurus perizinan lain sesuai bidang usaha yang dijalankan. Bagi content creator, NIB dapat meningkatkan kredibilitas usaha sekaligus mempermudah berbagai kebutuhan administrasi bisnis.
Mengapa Content Creator Perlu Mengurus NIB?
Pembahasan mengenai NIB semakin meningkat sejak pemerintah menerapkan berbagai aturan baru yang berkaitan dengan kegiatan usaha digital.
Salah satunya adalah pembaruan KBLI 2025 melalui Peraturan BPS Nomor 7 Tahun 2025. Dalam pembaruan tersebut, pemerintah mengelompokkan berbagai aktivitas kreator digital sebagai bagian dari kegiatan usaha sehingga pelaku usaha memiliki acuan yang lebih jelas dalam menentukan bidang usahanya.
Selain itu, Permendag Nomor 19 Tahun 2026 juga mengatur penyelenggaraan perdagangan melalui sistem elektronik (PMSE). Regulasi ini mewajibkan penyelenggara marketplace untuk memastikan pedagang yang bergabung telah memiliki legalitas usaha sesuai ketentuan yang berlaku. Salah satu bentuk legalitas dasar tersebut adalah Nomor Induk Berusaha (NIB).
Dengan adanya regulasi tersebut, content creator maupun pelaku usaha digital yang memperoleh penghasilan secara rutin sebaiknya mulai mengurus legalitas usahanya sejak dini.
Apakah Semua Content Creator Harus Memiliki NIB?
Tidak semua orang yang membuat konten wajib memiliki NIB.
Pada dasarnya, aturan tersebut lebih ditujukan kepada content creator yang menjalankan aktivitas digital sebagai usaha dan memperoleh penghasilan secara profesional.
Beberapa profesi digital yang disarankan memiliki NIB antara lain:
- YouTuber yang memperoleh penghasilan dari monetisasi video.
- TikToker yang menerima endorsement atau promosi berbayar.
- Influencer yang menawarkan jasa promosi produk.
- Selebgram yang bekerja sama dengan berbagai brand.
- Podcaster yang memperoleh pendapatan dari kerja sama komersial.
- Streamer yang menghasilkan pendapatan dari platform digital.
- Affiliate marketer.
- Seller online yang menjual produk melalui marketplace.
- Penjual produk melalui media sosial.
- Content creator yang membuka jasa pembuatan konten.
- Social media specialist.
- Digital marketing agency.
- Creative agency.
Apabila aktivitas tersebut sudah menjadi sumber penghasilan utama atau dilakukan secara rutin, memiliki NIB dapat membantu meningkatkan profesionalisme usaha.
Alasan Mengapa Content Creator Sebaiknya Memiliki NIB
Selain memenuhi ketentuan yang berlaku, NIB juga memberikan berbagai manfaat bagi content creator.
1. Menjalankan Usaha Secara Legal
NIB menunjukkan bahwa usaha yang dijalankan telah memiliki identitas resmi sehingga pelaku usaha dapat menjalankan aktivitas bisnis dengan lebih percaya diri.
2. Meningkatkan Kepercayaan Klien
Brand, perusahaan, maupun agency cenderung lebih percaya bekerja sama dengan pelaku usaha yang memiliki legalitas resmi.
Dengan demikian, peluang memperoleh kerja sama komersial juga dapat meningkat.
3. Mendukung Aktivitas Berjualan di Marketplace
Permendag Nomor 19 Tahun 2026 mendorong marketplace untuk memastikan setiap pedagang memenuhi ketentuan perizinan usaha.
Karena itu, memiliki NIB membantu pelaku usaha memenuhi salah satu persyaratan administrasi yang diperlukan.
4. Mempermudah Pengembangan Bisnis
Banyak content creator yang kemudian mengembangkan usahanya menjadi agency, production house, atau membuka berbagai layanan digital lainnya.
Dengan memiliki legalitas sejak awal, proses pengembangan usaha dapat berjalan lebih lancar.
5. Membantu Administrasi Bisnis
NIB juga mempermudah pelaku usaha ketika membutuhkan dokumen legalitas untuk berbagai keperluan administrasi maupun kerja sama bisnis.
Cara Mengurus NIB Content Creator
Saat ini, terdapat dua cara mengurus NIB Content Creator, yaitu mengurus sendiri melalui sistem OSS atau menggunakan jasa legalitas. Masing-masing memiliki kelebihan tersendiri dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda.
1. Mengurus NIB Sendiri Melalui OSS
Jika memilih mengurus sendiri, Anda dapat mengajukan permohonan melalui sistem Online Single Submission (OSS). Prosesnya meliputi beberapa tahapan berikut.
Menentukan Bidang Usaha
Langkah pertama yaitu menentukan bidang usaha yang sesuai dengan aktivitas yang Anda jalankan sebagai content creator. Pemilihan bidang usaha yang tepat sangat penting karena akan memengaruhi proses perizinan selanjutnya.
Menyiapkan Dokumen
Sebelum melakukan pengajuan, siapkan dokumen berikut:
- KTP
- NPWP
Pastikan seluruh data sesuai dengan dokumen resmi agar proses pengajuan berjalan lebih lancar.
Mengisi Data pada Sistem OSS
Selanjutnya, lakukan pengisian data identitas, informasi usaha, serta bidang usaha melalui sistem OSS. Isilah setiap data dengan teliti agar tidak perlu melakukan perbaikan atau pengajuan ulang.
Menunggu Penerbitan NIB
Setelah seluruh data berhasil diverifikasi, sistem akan menerbitkan Nomor Induk Berusaha (NIB). Setelah NIB terbit, Anda sudah memiliki identitas usaha resmi yang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan bisnis.
2. Menggunakan Jasa Legalitas (Rekomendasi)
Bagi content creator yang ingin proses lebih praktis, menggunakan jasa legalitas menjadi pilihan yang banyak dipilih. Cara ini cocok bagi Anda yang tidak memiliki waktu untuk mempelajari proses OSS atau masih bingung menentukan bidang usaha yang sesuai.
Melalui jasa legalitas, Anda hanya perlu menyiapkan:
- KTP
- NPWP
Selanjutnya, tim legalitas akan membantu proses pengurusan, mulai dari menentukan bidang usaha yang sesuai dengan aktivitas content creator, mengisi data pada sistem OSS, hingga mendampingi proses pengajuan sampai NIB terbit.
Dengan menggunakan jasa legalitas, Anda dapat menghemat waktu, mengurangi kemungkinan kesalahan pengisian data, serta memperoleh pendampingan selama proses pengurusan NIB berlangsung.
Kendala yang Sering Dihadapi Saat Mengurus NIB
Walaupun proses pengurusan sudah semakin mudah, beberapa pelaku usaha masih menghadapi kendala berikut.
Kesulitan Menentukan Bidang Usaha
Banyak content creator menjalankan beberapa jenis aktivitas sekaligus sehingga sering merasa bingung menentukan kategori usaha yang paling sesuai.
Kesalahan Pengisian Data
Kesalahan saat memasukkan data identitas atau informasi usaha dapat memperlambat proses penerbitan NIB.
Kurang Memahami Proses OSS
Tidak semua pelaku usaha terbiasa menggunakan sistem OSS sehingga sebagian memilih berkonsultasi terlebih dahulu sebelum mengajukan permohonan.
Menentukan Kode KBLI untuk Content Creator
Sebelum mengurus Nomor Induk Berusaha (NIB), Anda perlu menentukan Kode Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) yang sesuai dengan aktivitas bisnis. Pemilihan kode KBLI sangat penting karena akan menjadi dasar dalam proses pendaftaran usaha melalui sistem OSS.
Bagi seorang content creator, aktivitas usaha biasanya tidak hanya berfokus pada satu bidang. Selain membuat konten, banyak kreator juga menerima endorsement, menjalankan affiliate marketing, hingga mengelola agensi kreatif. Oleh karena itu, Anda dapat menggunakan lebih dari satu kode KBLI sesuai dengan model bisnis yang dijalankan.
Berikut beberapa kode KBLI yang umum digunakan oleh content creator.
1. KBLI 59112 – Aktivitas Produksi Video
Kode KBLI 59112 menjadi pilihan utama bagi content creator yang fokus memproduksi konten video.
Kode ini mencakup kegiatan produksi rekaman video untuk berbagai kebutuhan, baik untuk ditayangkan di televisi maupun dipublikasikan melalui platform digital seperti YouTube, TikTok, Instagram Reels, Facebook, dan platform video lainnya.
Cocok untuk:
- YouTuber
- Vlogger
- Video creator
- Podcaster video
- Kreator konten digital
- Content creator yang memproduksi video secara rutin
Apabila aktivitas utama Anda adalah membuat video sebagai sumber pendapatan, kode KBLI ini umumnya menjadi pilihan yang paling relevan.
2. KBLI 73100 – Periklanan
Apabila Anda memperoleh penghasilan dari endorsement, sponsored content, atau promosi produk milik brand, maka KBLI 73100 – Periklanan sangat disarankan untuk dimasukkan.
Kode ini mencakup berbagai aktivitas jasa periklanan, mulai dari perencanaan kampanye, pembuatan materi promosi, hingga penyampaian iklan kepada target audiens.
Dalam dunia content creator, aktivitas berikut termasuk dalam ruang lingkup KBLI ini:
- Endorsement produk
- Sponsored post
- Paid promote
- Brand collaboration
- Product review berbayar
- Promosi melalui media sosial
3. KBLI 74909 – Aktivitas Profesional, Ilmiah, dan Teknis Lainnya YTDL
Jika usaha Anda berkembang menjadi agensi atau manajemen content creator, Anda dapat mempertimbangkan KBLI 74909.
Kode ini mencakup berbagai aktivitas profesional yang tidak termasuk dalam kategori lain, termasuk jasa pengelolaan talenta maupun layanan profesional di bidang kreatif.
Beberapa contoh kegiatan yang termasuk dalam KBLI ini antara lain:
- Mengelola influencer atau talent
- Menjadi perantara antara brand dengan content creator
- Mengatur kontrak kerja sama
- Mengelola jadwal kampanye promosi
- Menjalankan influencer marketing agency
Tips Agar Pengurusan NIB Berjalan Lancar
Agar proses pengurusan NIB lebih cepat dan minim kendala, Anda dapat melakukan beberapa hal berikut.
- Tentukan aktivitas usaha utama sebelum mengajukan permohonan.
- Pastikan data pada KTP dan NPWP sudah sesuai.
- Periksa kembali seluruh data sebelum dikirim.
- Ajukan permohonan lebih awal agar tidak terburu-buru ketika membutuhkan legalitas usaha.
- Konsultasikan kebutuhan perizinan jika masih ragu menentukan bidang usaha.
Konsultasi Pengurusan NIB atau Izin Usaha di POPJASA
Ingin mengurus NIB untuk content creator tetapi masih bingung menentukan langkah yang tepat?
POPJASA siap membantu proses Pengurusan NIB atau Izin Usaha secara lebih praktis dan efisien.
Keunggulan layanan POPJASA:
- Konsultasi gratis mengenai kebutuhan legalitas usaha.
- Pendampingan selama proses pengurusan.
- Membantu menentukan bidang usaha yang sesuai.
- Proses cepat dan mudah.
Konsultasikan kebutuhan legalitas usaha Anda sekarang juga melalui WhatsApp:
Lengkapi legalitas usaha Anda sejak sekarang agar aktivitas sebagai content creator berjalan lebih profesional, lebih terpercaya, dan sesuai dengan aturan terbaru.